Langsung ke konten utama

Motif dan Modus dalam Pernikahan

Berbagai Motif yang terselubung dalam Pernikahan

Dalam pernikahan, berbagai modus dan motif yang tersirat dalam benak calon penganti pria maupun wanita...
Yang lazim terjadi pernikahan diselimuti oleh nafsu birahi, terkadang demi menjaga diri dari perbuatan zina, maka pernikahan dianggap sebagai salah satu solusi konkrit guna menghindarkan diri dari perbuatan maksiat. banyak terjadi praktek nikah mut'ah (Kawin kontrak) juga menjadi suatu alasan demi tersalurnya kepuasan birahi. poligami terkadang diniatkan demi terpenuhinya pelampiasan nafsu sang pria. karena dalam beberapa hal atau pada masa-masa tertentu seorang wanita tidak bisa melayani kebutuhan biologis pria. (Nifas,Haid)
 Faktor usia juga menjadi salah satu unsur utama dalam pernikahan. Baginda Nabi Muhammad SAW menikah pada usia 25 tahun, sehingga apabila ada seorang pria/wanita yang usianya diatas 25 tahun takut mendapat predikat sebagai bujang/prawan tak laku. berbagai usaha dilakukan, baik dari pihak yang bersangkutan maupun dari pihak orang tua. sehingga terkesan mencari pasangan seadanya atau sedapatnya demi menutupi diri dari label "bujang / perawan yang tak laku"
Ada juga yang dalam pernikahan membawa misi penyelamatan kehormatan disamping menyelamatkan diri dari kemiskinan, sehingga lebih memilih calon istri/suami yang lebih mapan dalam perekonomian.
Menyampung tali persaudaraan juga menjadi pilihan modus dalam pernikahan. banyak pernikahan terjadi karena perjodohan dari orang tua yang mungkin dalam kesehariannya merupakan rekan kerja, atau teman waktu disekolah/dibangku kuliah. bahkan yang lebih parah lagi pernikahan terjadi karena si anak harus menutup hutang-hutang orang tua, seperti yang terjadi pada jaman SITI NURBAYA.
menikah juga dimaksudkan untuk memperbanyak keturunan. disamping juga untuk memperbaiki keturunan. wajar jika ada orang yang merasa memiliki paras wajah yang kurang cantik memilih pria yang tampan. pria yang kurang gagah memilih wanita yang berpostur tinggi. orang yang merasa IQ nya rendah mencari orang cerdas dan pandai. orang yang berkulit hitam, memilih pasangan yang berkulit putih, dll
Adat jawa menyimpulkan bahwa dalam memilih pasangan hidup harus memiliki 3 unsur
  1. bobot : harta benda yang dimiliki
  2. Bibit : keturunan yang jelas, terpandang dan dari keluarga baik-baik
  3. bebet : perilaku, paras wajah
 sementara dalam ajaran Islam ada 4 Unsur pokok dalam memilih pasangan :
  1. satu aqidah / satu agama
  2. Nasabnya baik. dari keturunan orang yang mulia
  3. harta
  4. paras wajah

pernahkan terpikir oleh kita bahwa ketika kita akan menikah demi mengikuti sunnahnya Nabi..???
pernahkah terbesit dalam hati kita bahwa ketika kita hendak menikah karena ingin mendapat ridho dari Allah Yang Maha Kuasa...???
mari perbaiki niat kita dalam pernikahan....
agar kehidupan keluarga penuh berkah dan kebahagiaan....
keluarga yang harmonis....
sakinah,  mawadah,   warohmah...
Aamiin....  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersholawat adalah Salah Satu Cara Mendapatkan Syafaat Nabi

"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bersholawat atas Nabi" wahai orang-orang yang beriman ........ mari bersholawat dan berkirim salam kepada Nabi Muhammad SAW  untuk bisa mendapatkan Syafaat / pertolongan dari Nabi Muhammad, maka jalani semua sunnah-sunnahnya.... bila itu tak mampu kita lakukan cintai apa yang disukai Nabi... tinggalkan apa yang tidak disukai Nabi... dekatkan diri dan hati kita kepada para pewaris Nabi (Alim dan Ulama, Kyai) Bersholawat adalah cara termudah untuk bisa mendapatkan Syafaat Nabi   اللهم صلى على سيدنا محمد     Video Sholawat Mbah Munif Zuhri yang Sangat Menyentuh Hati